Kamis, 17 Juni 2010

Pewahyuan Neraka dan Surga (5)

PENGLIHATAN PENGANGKATAN, TRIBULASI, KOTA KUDUS
DAN TAHTA TUHAN DAN setan


Kesaksian gadis kecil berumur 8 tahun yang di temui Yesus Kristus
(Janet Balderas Canela)

Saudara/I kiranya Tuhan memberkatimu pada saat ini. Marilah kita membaca Alkitab dalam 2 Korintus 12:1-4 Firman Tuhan yang kudus. Dalam Nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan.
Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya-- ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.
Saya hubungkan anda dalam pengalamanku bersama Yesus pada 5 September 1999. kami berada di Gereja dan Kuasa Tuhan memenuhi kami. Saya terjatuh ke lantai dan merasakan hadirat Tuhan di dalam ku. Seolah-olah menawarkanku, dan mulailah suatu penglihatan padaku.
Dalam penglihatan, saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka; jalan yang berikut sangat sempit, saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Tuhan.
Lalu Tuhan menunjukkan penglihatan lain dimana Malaikat sedang berperang dengan seekor Naga. Naga ini melemparkan api dan iblis-iblis kebumi ini.
Kemudian kulihat sebuah jam sangat bercahaya. Terbuat dari emas . jam menunjukkan pukul dua belas. Namun kulihat sebuah tangan menarik jarum jam kembali pada angka sebelas. Tuhan berkata padaku,” lihat, hambaku, Ku-kembalikan jam itu sebab umat Ku tak siap seperti yang Ku inginkan, Ku kembalikan waktu itu, sebab Umat Ku tidak memuji Ku seperti yang Ku inginkan, namun besar Anugerah Ku, kesempatan terakhir Ku berikan, supaya setiap orang bertelut pada kakiKu menerima kehidupan kekal.”

Sementara aku berada di lantai. Kulihat seorang penunggang kuda datang. Tuhan mendekati tempat di mana aku berada, Di ulurkan tangan Nya, dan kurasakan rohku keluar dari tubuh ku dan didekap Nya. Kami mulai menunggang kuda, menanjak dan berhenti di tempat yang tidak tinggi ataupun rendah. Dia berkata kepada ku,” lihat hamba Ku, telah Ku katakan bahwa AKU datang membawamu dan itulah yang kulakukan sekarang. Sebab apa yang keluar dari mulut Ku AKU mengenapinya.
Apa yang Kukatakan, itu yang Ku perbuat. Itulah sebabnya Aku membawamu ketempat ini. Pertama-tama akan Ku tunjukan padamu luka luka Ku, agar kau dapat perhitungkan dan tak pernah melupakan apa yang telah kuperbuat bagimu sekalian.
Kami tiba pada tahta Tuhan dan Tuhan menunjukan ku dimana paku-paku itu terletak danabagian tubuhNya yang tertikam. Dia menangis. Kulihat bekas-bekas luka dan bilur-bilur yang telah di angkutNya bagi kita semua. Dia berkata,” lihat hamba Ku, banyak di anataramu yang tidak memperhitungkan semua yang telah kuperbuat bagimu, banayk diantaramu lupa bahwa Aku telah mati disalibkan bagimu, kurasakan sakit hambaku,rasa sakit yang sanagta saat umnat Ku menyanghkal Ku, seperti membkuka luka-luka itu kembali, sangat menyakitiku. Seolah-olah mereka menyalibkan Ku kembali.” Kulihat Tuhan menangis, sakit saat kita menegcewakanNya.

SURGA

Dia berkata.” Hamba akan Ku tunjukkan banyak hal, jalan emas dan lautan kaca, agar kau dapat pergi dan sampaikan pada umat Ku segala keindahan yang kusiapkan bagi mereka”
Kami tiba pada jalan indah. Tak pernah kulihat di bumi. Jalan-jalanl itu bercahaya! Tuhan berkata,” HambaKu, sentuhlah jalan emas ini, sebab kau dan umat Ku akan hidup di sini, ketempat ini umat Ku akan segera tiba.” Kulihat refleksi kami yang sedang menunggang kuda pada jalan itu.
Lalu kami tiba pada lautan kaca, sangat indah. Tuhan berkata” Hamba Ku, semua ini bukan untukKu ,semua ini untuk umat Ku, semua yang engkau jamah telah Aku siapkan dengan cintaKu bagi umatKu.” Dia berkata,” Hamba marilah, sebab akan Ku tunjukan hal-hal lain.”
Selanjutnya kami tiba di tempat dimana saya melihat kemuliaan Tuhan dan merasakan kuasa Nya. Sunggu indah. Kulihat meja-meja, saya bertanya,”Tuhan untuk apa meja-meja ini?” Dia berkata,” Hamba, ingat perjamuan Kawin Anak Domba, ingat bahwa pada meja-meja ini akan di rayakan perjamuan Kawin Anak Domba” kulihat meja-meja yang tak terhitung banyak nya dan tak dapat melihat ujung-ujungnya. Ada malaikat pada setiap meja, saya bertanya,” Tuhan mengapa ada malaikat pada setiap meja dan kursi?” Tuhan berkata,” Hamba Ku mereka ini sedang mendekorasi meja-meja ini dan bersiap pada setiap meja sebab Aku telah selesai menyediakan segala sesuatu.”
Saudara/i ku, meja-meja itu sangat bercahaya; semuanya terbuat dari emas. Meja-meja itu sangat indah didekorasikan. Kulihat bagaimana malaikat-malaikat menaruh garpu, pisau, sendok, gelas dan peralatan lain yang terbuat dari emas, sangat indah. Tuhan berkata,” Hamba, katakan pada umat Ku bersiap sebab segera Aku akan membawa mereka supaya mereka dapat datang ke tempat ini dan menikmati perjamuan Kawin Anak Domba.” Sangat indah; Hadirat Tuhan dapat dirasakan di sana, Kemuliaan dan Kemaha KuasaanNya! Tuhan berkata,” Hamba, kemarilah sebab Aku kan menunjukkan hal hal yang lain.’ Kami tiba pada suatu tempat dengan banyak pintu, sangat indah. Saya berkata ,” Tuhan apa di balik pintu-pintu ini?” Dia berkata,” Dibalik pintu-pintu ini adalah Rasul-RasulKU, di balik pintu-pintu ini adalah Nabi-NabiKu, di balik pintu-pintu ini adalah mereka yang sekali berjalan di bumi memuji dan memuliakan NamaKu.”




MARIA

Kami menunggang lagi dan tiba pada sebuah pintu yang setengah terbuka, Tuhan berkata,”Hamba kemarilah, sebab dibalik pintu ini adalah Maria. Mendekatlah dan dengar apa yang sedang dikatakannya, supaya kau dapat pergi dan katakan kepada UmatKu, katakanlah pada mereka bagaimana Maria sedang menderita” saya mendekat dan melihat seorang gadis muda, yang sangat cantik, dan sangat elok parasnya. Sedang melihat melalui suatu jendela yang kecil. Dia sedang bertelut dan melihat kebawah memandang bumi, menangis. Karena kesakitan yang sangat.
Maria berkata,” Mengapa kamu menyembahku? Mengapa, jika aku tidak memiliki kuasa!Mengapa kamu menyembahku? Aku tidak melakukan sesuatu apapun! Jangan menyembahku! Jangan bertelut padaku! Aku tak dapat menyelamatkan mu! Yang hanya menyelamatkan, yang hanya menebusmu ialah Yesus, yang telah mati untuk semua manusia! Banyak orang mengatakan aku memiliki kuasa, bahwa aku dapat mendatangkan mujizat-mujizat, tetapi semua itu tipu muslihat! Aku tidak dapat berbuat apaun! Tuhan yang Maha Kuasa berkenan denganku dan menggunakan rahim ku agar Yesus dapat lahir dan menyelamatkan setiap orang,tetapi aku tidak memiliki kuasa apapun .aku tak dapat melakukan apapun! Jangan bertelut padaku! Jangan menyembahku! Sebab aku tak layak disembah. Hanya satu yang layak, yang di sembah dan didambakan adalah Yesus! Dialah satu-satuNya yang menyembuhkan dan menyelamatkan!.
Saya dapat melihat wanita muda itu sedang dalam kesakitan yang sangat penuh dengan kepedihan dan tangisan. Dia berkata,” tidak! tidak! Jangan menyembahku! Mengapa kamu bertelut padaku? Aku tidak melakukan apapun!” saudara/i terkasih, sangat luar biasa dapat melihat wanita muda ini, bagaimana dia menangis dengan kepedihan dan kesedihan.

JUBAH- JUBAH DAN MAHKOTA-MAHKOTA

Tuhan mengatakan padaku,” Hamba, marilah, sebab Aku akan terus menunjukkan hal-hal padamu,” Kami tiba pada tempat indah dimana aku dapat merasakan kemuliaan Tuhan. Saya melihat barisan jubah-jubah putih, sangat putih dan indah! Saya menyentuhnya dan Tuhan berkata,” Hamba, jamahlah sebab jubah-jubah ini adalah untuk kamu sekalian.”
Kulihat banyak jubah dan kujamah. Sangat putih dan bercahaya, tak ada sepertinya yang pernah kujamah dibumi ini. Tuhan berkata,”Hamba, bagimulah sekalian jubah-jubah ini.” Airmata jatuh dipipih Tuhan. Ia berkata,”Hamba banyak dari jubah ini akan berada disini, menunggu seseorang untuk membawanya. Banyak jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh.” “mengapa Tuhan?” saya bertanya.” Sebab banyak yang tidak menyembahKu seperti yang Ku inginkan, banyak yang tidak menaruh perhatian terhadap semua yang telah Ku perbuat bagimu sekalian. Hamba banyak jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh, sebab dalam KerajaanKu Aku tidak menerima sesuatu yang kotor. Aku hanya mengijinkan hal-hal yang kudus, sebab ada tertulis pada FirmanKu, kuduslah kamu, sebab Aku Kudus”(1 Petrus 1:16).

Saya melihat banyak jubah; masing-masing jubah memiliki nama yang tertulis dengan emas. Kujamah jubah yang kecil dan yang berbeda ukuran dan saya bertanya,” Tuhan, yang kecil-kecil ini, siapakah yang akan memakainya?” Tuhan menjawab,” Hamba, ingat anak-anakKu yang kecil, ingat yang kuperoleh untuk masing-masing mereka,Aku bukanlah seorang pemberi hormat, jubah - jubah ini bagi anak-anakKu yang memuji NamaKu, mereka adalah anak-anakKu yang suka pergi ke rumahKu dan memuji NamaKU, Aku bahkan menyediakan sesuatu yang besar bagi mereka Aku mempunyaiNya bagi setiap orang yang mencariKu, bagi semua yang datang bertelut pada kakiKu, aku memberikan kehidupan yang kekal.”
Kami menuggang lagi dan segera tiba pada suatu tempat yang penuh dengan Mahkota-Mahkota sangat mewah. Mereka berkilauan, saya berkata,” Oh Tuhan! Mereka sangat indah. Untuk siapakah mahkota-mahkota itu? Tuhan berkata”Hamba, mahkota-mahkota yang kau jamah ini adalah bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan Ku, bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan NamaKu seperti yang Kuinginkan.”
Tuhan menunjukkanku Mahkota lain, namun saat kuperhatikan hanyalah bingkaian. Kemudian Tuhan berkata,”Hamba lihatlah ini.” Dan kulihat Mahkota lain, Mahkota ini terbuat dari semak duri, saya bertanya,” Tuhan, jangan biarkan sebuah Mahkota berduri atau hanya bingkai bagiku!” Tuhan berkata,”Hamba, ditempat ini ada tiga tipe Mahkota: yang mewah dan yang bersinar yang dapat dilihat dan dijamah adalah bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan NamaKu,bagi mereka yang dnegan segenap hati memuji NamaKU, bagi meeka yang bekerja pada kebun anggurKu, bagi mereka yang senang berada di RumahKu, bagi mereka yang mengabdi dan bersukacita dalam penderitaan bagi FirmanKu. Mahkota lukisan, yang dapat kau lihat dan jamah adalah bagi mereka yang bermain-main dengan FirmanKu., bagi mereka yang tidak mau berada di RumahKu, bagi mereka yang tidak mau berpuasa, atau bersungguh-sungguh, bahkan tidak memuliakan NamaKu, Mahkota itu bagi mereka yang memujiKu dengan mulut tetapi bukan dengan hati seperti yang Ku inginkan, Mengapa HambaKU? Sebab tak seorangpun dapat menipuku, tak ada tempat persembunyiaan di hadapanKU. Hamba, mahkota itu terbuat dari onak duri, yang kau jamah dan lihat, adalah bagi mereka yang membuat lelucon dengan FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka kepada siapa Aku mengetok pintu hati tetapi mereka tidak menerima Firmanku, , bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka yang kuketok pintu hati mereka tetapi tak mau menerima FirmanKu, bagi mereka semua yang mengkritik FirmanKu.”

PENGLIHATAN DN PENGANGKATAN


Tuhan berkata,”hamba akan kutunjukkan saatnya, bagaimana kedatangan Ku akan terjadi.” Saya berkata,” Tuhan telah bnayak yang kulihat, mengapa Tuhan menunjukkanku yang lebih?” kami tiba pada Tahta Tuhan, lihat ribuan zMalaikat berkumpul. Kami mulai turun, dan berhenti pada awan-awan putih yang indah. Tuhan memeberi perintah pada Malaikat-Malaikat untuk datang dan menerima Gereja, Tuhan katakana,”Hamba perhatikan baik-baik, beginilah saatnya Aku datang kembali, inilah kedatanganKu.”
Kulihat orang-orang terangkat keempat penjuru bumi, memuji nama Tuhan dan dipenuhi kuasa Tuhan. Berpakaian putih dan terangkat. Mereka nyanyikan lagu indah,” Kudus,Kudus,Kuduslah ya Tuhan! Terimakasih Bapa! Sebab Engkau telah mengangkat kami! Terimakasih Tuhan , sebab Engkau telah mengangkat kami!”
Kulihat berbagai jenis orang, tinggi,pendek,hitam,putih. Semua orang dan semua Malaikat terangkat bersama-sama kearah dimana kami berada. Semuanya penuh ucapan Syukur bagi Tuhan, kami semua berkata,” Kudus,Kudus,Kuduslah Tuhan!” sangat luar biasa, saya melihat banyak orang dan berpikir saya mengenal mereka. Mereka semua dipenuhi kemualiaan Tuhan.

PENGLIHATAN MASA TRIBULASI (KESUKARAN)

Setelah kami tiba pada Takhta Tuhan, Tuhan berkata,”Hamba marilah” kami keluar dari ruangan Tahta dan tiba di suatu tempat berjendela kecil Tuhan berkata,”Hamba,pandanglah kebawah”. Kulihat desolasi yang buruk, desolasi yang dasyat, seluruh bumi penuh kesulitan dan penderitaan. Tuhan berkata,”lihat Hamba, inilah yang akan terjadi setelah Ku jemput UmatKu dari bumi, kejadian ini setelah kedatangan Ku, kejadiaan ini setelah GerejaKu berada disini bersamaKu.” Kulihat desolasi yang dasyat.
Kulihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu kulihat Bapa mencari anaknya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Tuhan yang Maha Kuasa telah membawa mereka. Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya. Orang-orang mencari tetangga nya namun tak menemukannya, sebab Tuhan telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.
Sesuatu dasyat telah terjadi di seluruh bumi. Ku lihat pendeta berlari dari satu tempat ketempat lain, saya bertanya,” Tuhan, mengapa orang itu berlari kian kemari?” Tuhan menjawab,”Hamba, orang ini seorang pendeta, namun karena dia mengira Aku akan terlambat, diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku akan datang sekarang, dia mengira saat kedatanganKu sangat lama, itu sebabnya dia tertinggal.”
Pendeta itu berlari kian kemari, berkata” Tuhan, mengapa saya tertinggal di belakang? Jika saya seorang pendeta,jika saya mempunyai posisi dalam gereja, dan kami gereja telah pergi, saya tertinggal?mengapa?” Tuhan menjawab,”Hamba, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatangan Ku akan di perlambat,Sebab itu, dia tertinggal”.
Kulihat orang itu disiksa. Dia berkata,” yang kuinginkan yaitu diangkat bersama Yesus! Yang kumau yaitu bersama Tuhan sebab aku tak mau disini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini?” dia terus berlari kian kemari dan bertanya pada dirinya,” mengapa saya tertinggal? Bawalah saya denganMu Tuhan! Saya tak mau disini dan menderita!” Tuhan berkata,”Hamba, tak ada yang dapat kuperbuat sekarang, sekian lama Aku berbicara dengan nya dan berkata bahwa AKu datang segera, namun dia tidak mempercayaiKu, baiklah sekarang dia tertinggal”
Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba ,mencari damai namun tak menemukan. Mereka berteriak,” kami inginkan Fiman Hidup, kami haus Firman Tuhan!”
Namun sudah terlambat, sebab Tuhan telah membawa Gereja bersamaNya.
Kulihat anak-anak muda perempuan dan laki-laki berlari di hutan, dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukan.Tuhan berkata mengapa,”Hamba, Aku telah membawa GerejaKu, sekarang setan lah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi di bumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ke tempat lain. Mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut. Menyalahkan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! Sangat sulit sebab Tuhan telah membawa GerejaNya.
Masa sukar di bumi,kulihat hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan,”Kami ingin kasih!, kami inginkan damai!”. Namun terlambat,Tuhan bekata,” Lihat hambaKu, Aku telah berbicara pada mereka, aku memberikan waktu mengetok pada pintu hati orang-orang ini. Namun mereka tak mau melihat padaKu. Baiklah sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat kelakukan lagi bagi mereka sekarang. Mengapa, sebab, Aku telah membawa GerejaKu bersama Ku. Sedang UmatKu berada di surga dengan Ku menikmati perjamuan Kawin Anak Domba. Sementara orang –orang ini dalam penderitaan akan tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman Ku, mereka lebih suka lelucon dan mengkritik Firman Ku.”


KITAB KEHIDUPAN

Tuhan menunjukkan sebuah buku besar. Bercahaya dan terbuat dari emas. Saya berkata” Tuhan buku besar itu, untuk apakah itu?” Dia menjawabku,”Hamba dalam buku ini ada nama-nama mereka yang memujiKu, dan nama-nama mereka yang bertobat dan mencari jalan-jalanKu. Sebab inilah Kitab Kehidupan. Dalam buku ini tertulis mereka semua yang berkumpul bersama memuji dan memuliakan Nama Ku.” Buku itu sangat besar, di tulis dengan emas. Dia berkata,”Lihat HambaKu, banyak nama-nama ini belum Ku hapus, sebab besar AnugerahKu, banyak telah berpaling, banyak telah membelakangiKu, namun Anugerah Ku besar sehingga belum Ku hapus mereka, sebab tidak Ku kehendaki seorangpun binasa, tetapi menerima hidup kekal. Kujamah dan kulihat banyak nama tertulis didalam nya.

NERAKA

Kemudian Tuhan berkata,”Hamba akan kutunjukkan neraka” saya berkata,” Tuhan jangan, saya tak mungkin menghadapinya, semua yang Engkau tunjukkan sudahlah cukup.” Tuhan berkata padaku,’Hamba akan kutunjukkan neraka, agar kau pergi dan beritahukan pada Gereja dan manusia bahwa ada Surga dan ada juga Neraka.” Kami mulai turun. Masih jauh dari neraka saat kudengar jeritan dan keluhan. Saya berkata,”Tuhan bawalah saya keluar dari sini,sebab saya tak mampu menghadapinya!” Tuhan menjawab,”lihat hamba, jangan takut sebab Aku menyertaiMu”.
Kami turun melalui beberapa terowongan. Gelap pekat di tempat itu seperti tak pernah kurasakan di bumi, kami lalui beberapa tembok dan kudengar banyak jiwa-jiwa yang menjerit dan berteriak, teriakan kesakitan dan kepedihan. Tuhan berkata,:Hamba, mari berjalan” kami tiba pada tempat dimana ada orang berteriak. Saya bertanya,”Tuhan, mengapa kami berhenti di sini?” Dia menajwab,” Lihat hamba perhatikan orang ini, sebab orang ini adalah keluargamu di dunia.’ Saya berkata,” Tuhan siapa dia? Saya tak dapat mengenalnya.” Tuhan berkata,” Dia adalah nenekmu sewaktu di dunia, dia keluargamu, tetapi dia sangat tidak percaya,itulah sebabnya dia disini.”
Ia berkata,” tolong berikan aku air, bawa aku keluar dari sini, sebab saya tak dapat menahan penderitaan ini,saya haus.” Namun saya tak dapat berbuat sesuatu, hanya menangis dan berkata,” Tuhan untuk AnugerahMu yang pasti dan untuk kebaikanMu yang pasti, bawalah ia keluar dari sini!mengapa ia disini,jika oang tua ku berkata bahwa ia di Surga?”.
Tuhan berkata,”Hamba, pendeta katakan pada orangtuamu bahwa dia telah pergi ke Surga, namun itu tipu. Penipuan, sebab dia menyembah khayalan,dia mendambakan khayalan-khayalan, dan lihat bagaimana khayalannya tak dapat menyelamatkannya. Berulangkali Aku mengetok pintu hatinya, agar dia membukanya dan Aku mau masuk, namun dia memutuskan untuk berlelucon dengan firmanKu. Dia putuskan lebih baik mengikuti dunia daripada menghormati NamaKu, dan itulah sebabnya dia berada disini. Dia tak pernah ingin menerima FirmanKu, dia tak pernah ingin bertobat dan pendeta mengatakan pada mereka bahwa ia telah terbang ke Surga dan bahwa dia telah berada di rumahnya di Surga, namun itu suatu tipuan. Lihat HambaKu, dimana dia,” dia menangis dalam kepedihan dan berkata,” berikan aku air! Bawalah aku kelaur dari sini!” Tuhan berkata,” Hamba, aku tak dapat melakukan sesuatu, jiwa ini bukan milikKu lagi.” Kami berbalik dan melangkah pergi. Dia berteriak,” tidak! Jangan tinggalkan aku disini!berikan aku air!bawalah aku keluar dari sini!” dia tak dapat berbuat apa-apa.
Kami terus melihat banyak orang, jiwa-jiwa mencoba menjamah Jubah Tuhan, dan berkata,” Bawalah kami keluar dari sini!” tetapi Tuhan berkata pada mereka,”enyahlah dari padaKu, sebab engkau bukan kepunyaanKu lagi, punyamulah setan dan iblis-iblisnya”. Itu suatu tempat yang buruk, dengan banyak jiwa-jiwa sangat banyak orang.


Tahta setan

Kami tiba di tempat buruk, Tuhan berkata,”Lihat Hamba, akan kutunjukkan tahta setan.” Saya bekata,”tidak Tuhan! Saya tak mau melihat tahta itu!” Ia membalas,”Hamba, Jangan takut,sebab Aku menyertaimu.” Kamipun tiba di tempat menakutkan, kulihat kursi besar dan setan diatasnya. Dia memiliki kuku yang besar, dia tertawa-tawa, tak dapat berhenti. Kulihat iblis dimana-mana, dalam berbagai ukuran, kulihat penguasa-penguasa,pertahanan-pertahanan, dan banyak iblis-iblis yang berbeda. Kulihat setan memberikan perintah pada iblis-iblis, untuk pergi kedunia dan memprovokasi segala macam perkara jahat.
Kulihat bagaimana iblis-iblis ini pergi dan menyebabkan kehancuran, pembunuhan, pertikaian, perceraian serta segala bentuk kejahatan. Lalu mereka kembali dan melaporkan apa yang telah mereka telah buat. Dan setan akan tertawa-tawa. Dan ia memberikan hadiah pada iblis-iblis itu dan iblis-iblis itu mulai merayakannya dan memujinya serta nyanyi untuknya
Kulihat setan mempunyai rancangan besar menghancurkan orang Kristen, menghancurkan hamba-hamab Tuhan. Kulihat gereja-gereja megah dan jemaat yang modernisasi. Tuhan berkata,” lihat hamba, Gereja-gereja ini telah di pengaruhi oleh setan, mereka tak akan diangkat bersama dengan KU.
Tuhan tunjukkan bagaimana setan menyebabkan pembunuhan, dan semua jiwa-jiwa itu tiba di tempat terkutuk ini, sebuah tempat keji. Kulihat tungku perapian, dan Tuhan berkata,” lihat Hamba, inilah lautan api dan inilah neraka”
Setiap saat iblis-iblis menyebabkan pembunuhan, jiwa-jiwa itu jatuh kedalam perapian. Api lalu membakar melelehkan mereka. Jiwa-jiwa itu menangis dalam kesakitan dan siksaan, dan iblis-iblis akan kembali pada tahta setan dan menceritakan apa yang mereka lakukan. Setan akan tertawa-tawa dan memberi hadiah pada iblis-iblis itu. Mereka lalu menyanyi dan melompat bagi setan, dan merayakannya. setan tertawa dengan gembira dan bangga sebab semua jiwa-jiwa yang tiba di neraka. Jiwa-jiwa ini jatuh setiap detik, setanpun sangat bangga dan membuatnya tertawa-tawa.
Inderaku merasakan iblis-iblis disekitar itu, sangat banyak kubu-kubu pendirian. Saya berkata,” Tuhan tolong bawa saya keluar dari sini, saya tak dapat bertahan lagi.” Iblis-iblis akan menikam dan menggangu jiwa-jiwa itu. Jiwa jiwa ini akan menjerit,”tinggalkan kami sendirian, tinggal kan kami dalam damai, kami tak mau di ganggu lagi, kami ingin kedamaian!” iblis-iblis inipun tertawa.
KOTA KUDUS

Setelah itu kami pergi dan Tuhan berkata,” Lihat,Hamba Aku akan menunjukan Kota Kudus, agar kau dapat pergi dan katakan pada umatKu keagungan yang kusiapkan bagi mereka” kami menanjak dan tiba pada suatu tempat yang indah, dimana ada pepohonan indah, cemara yang sangat tinggi. Segala sesuatu sangat indah disana. Saya dapat merasakan kedamaian
Ada pelangi indah pada pintu kota itu. Banyak malaikat pada kedua sisi jalannya. Kami melalui pintu dan Tuhan berkata,” hamba, inilah kota Kudus.” Kami berjalan hingga tiba pada sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga rose indah yang tak pernah kulihat dibumi.
Kulepaskan tangan Tuhan lalu berlari ketaman. Kupeluk bunga-bunga itu, mereka sangat sempurna dan aromanya sangat nikmat. Saya hendak memetik bunga namun Tuhan berkata,” tidak Hamba, belum saatnya mengambil sesuatu. Kau dapat mengambil bunga-bunga ini saat umatKu tiba disini, saat Gereja Ku tiba di tempat ini, lalu dapat kau ambil bunga-bunga ini.” Sya katakan,” Tuhan ku ingin membawa hanya satu bunga agar dapat kutunjukkan pada semua gereja di bumi.” Tetapi Tuhan berkata,” tidak, Hamba, karena umatKu belum tiba di sini.” Kulihat banyak tipe bunga-bunga indah.
Kami lalui padang rumput hijau yang indah. Tuhan duduk pada rumput dan dengan senyuman indah Dia berkata,” hamba, semua yang kau lihat dan jamah ini telah ku sediakan bagi umatKu”
Kami ketempat dimana sebuah pohon besar dipenuhi buah-buahan. Saya berkata,” Tuhan, pohon ini? Apa arti pohon ini? Dan semua buah-buah ini?” hendak kupetik sebuah namun sekali lagi Tuhan katakan,”Tidak Hamba, kau belum dapat memetik buah-buah itu, sebab pohon ini adalah pohon kehidupan, dari pohon kehidupan ini umatKu akan makan saat mereka tiba disini. Sementara itu kau tak dapat memetik apapun sampai mereka telah tiba di sini.” Buah pohon itu sangat indah.
Kami berpacu,kulihat kupu-kupu dan hewan indah. Tuhan berkata,”Hamba semua ini bagi umatKu. Katakan pada umatKu bahwa segera mereka akan bersamaKu di sini di kota kudus ini”.
Kami lanjut dan tiba di tempat indah lain, banyak pepohonan besar dan cemara. Tuhan berkata,” Hamba, semua ini bagi umatKu. Hamba , kemarilah sebab hendak Ku tunjukan suatu kejutan”
Kami tiba di tempat dimana banyak malaikat berada. Seorang malaikat sangat besar, mempunyai sebuah sangkakala besar pada mulutnya. Saya berkata,” Tuhan, malaikat itu apa artinya?”Tuhan menjawab,”lihat Hamba, malaikat ini sedang menunggu tanda. Ia sedang menunggu aba-aba yang akan kuberi, agar Dia meniup sangkakala, saat ia memainkan sangkakala, umatKu akan terangkat, diangkat dan diubah. Namun pastikan satu hal hamba, sangkakala ini akan didengar bagi yang memperhatikan! Sebab itu pergi dan katakan pada umatKu untuk memperhatikan,katakan pada umatKu jangan tertidur sebab jika tertidur, engkau tak dapat mendengar sangkakala, katakan pada umatKu untuk memperhatikan, bagi mereka yang tidur, Aku tak dapat membangunkan mereka”.
Malaikat ini sangat besar dan indah. Di belakangnya ada banyak malaikat yang mempunyai sangkakala kecil. Yang terbuat dari emas, sangat bercahaya. Tuhan katakan,”Hamba, katakan pada umatKu untuk bersiap,Aku hendak memberi aba-aba bagi sangkakala di bunyikan”
Kami terus menunggang dan Tuhan berkata,”lihat hamba, akan kutunjukkan tahta BapaKu. Belum kutunjukan padamu, namun akan Ku tunjukkan sekarang,agar kau dapat pergi dan katakan pada umatKu bahwa Bapa Ku benar-benar ada dan bahwa Aku benar-beanr ada.” Kami mulai berjalan, Tuhan, malaikat dan saya. Saat masih jauh dari tahta Bapa, saya tak bisa bertahan; tak bisa berdiri di hadapan Kuasa dn Kemuliaan. Saat mendekat, saya merasa seperti sebuah kapas, saya tak mampu. Jika malaikat tidak memegangku, maka saya tak bisa berjalan.
Kami tiba pada Tahta Bapa, dan saya dapat merasakan sesuatu Kuasa yang dasyat mengalir dari Takhta. Kilat yang kuat datang dari Tahta, sangat mulai dan besar. Kekuatan yang dasyat sedang mengelilingi Tahta; bersinar dan terbuat dari emas. Seseorang duduk di Tahta, tetapi saya tak dapat melihat wajahNya. Saya tak dapat bertahan dengan Kuasa yang mengalir dari Tahta. Saya hanya dapat melihat Bapa dari pinggangnya kebawah. Tetapi dari pinggang ke atas tak dapat kulihat, karena saya telah terjatuh kelantai, tak mampu dengan kuasa dan kemuliaan.
Setelah itu saya melihat 24 tua tua memuji dan memuliakan Nama Tuhan. Kulihat malaikat-malaikat penghulu juga memuliakan Nama Tuhan. Ke 24 tua-tua bersujud dan berkata” Kudus,Kudus,Kuduslah Tuhan!” malaikat-malaikat tidak pernah merasa lelah memuliakan dan memuji Tuhan, dan tua-tua tidak pernah berhenti memuliakan Nama Tuhan. Api yang dasyat datang dari Tahta, dan ada banyak hal-hal yang indah ada pada Tahta itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar